Mahasiswa KKN Universitas Mulia Berikan Edukasi Asam Folat dan Tablet Tambah Darah di Posyandu Lestari 17
Karang Rejo, Balikpapan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulia Kelompok 2 Kelurahan Karang Rejo menyelenggarakan Proker dalam kegiatan Posyandu Lestari 17 yang melibatkan RT 79 & 80 pada Senin, 10 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya membantu proses pelayanan Posyandu, tetapi juga memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mengonsumsi asam folat dan Tablet Tambah Darah (TTD) bagi ibu hamil, ibu menyusui, remaja, dan ibu usia subur.
Karang Rejo, Balikpapan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulia Kelompok 2 Kelurahan Karang Rejo menyelenggarakan Proker dalam kegiatan Posyandu Lestari 17 yang melibatkan RT 79 & 80 pada Senin, 10 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya membantu proses pelayanan Posyandu, tetapi juga memberikan penyuluhan mengenai pentingnya mengonsumsi asam folat dan Tablet Tambah Darah (TTD) bagi ibu hamil, ibu menyusui, remaja, dan ibu usia subur.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani beserta para kader, Kepala UPTD Puskesmas Karang Rejo beserta tenaga kesehatan, serta masyarakat yang hadir sebagai peserta. Penyuluhan menjadi salah satu bentuk edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih terhadap pencegahan anemia dan kesehatan ibu serta janin.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan Posyandu balita yang melibatkan mahasiswa KKN Universitas Mulia Kelompok 2 bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan. Mahasiswa KKN juga turut menjadi partisipan dalam Posyandu Balita yaitu seperti, pendaftaran, pengukuran dan penimbangan, melakukan plot hasil pengukuran pada grafik pertumbuhan, serta mendampingi proses pemeriksaan kesehatan bersama tenaga kesehatan. Keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan tersebut dilakukan untuk membantu kelancaran kegiatan sekaligus memberikan pengalaman secara langsung dalam mendukung pelayanan kesehatan balita di lingkungan masyarakat.
Mahasiswa KKN yaitu Sabrina Chairunnisa, Najwa Divanny dan Nur Hidayat menyampaikan materi penyuluhan mengenai pentingnya asam folat dan Tablet Tambah Darah. Peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat asam folat bagi ibu dan janin, terutama dalam membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi. Selain itu, disampaikan pula pentingnya pemenuhan zat besi melalui konsumsi TTD sebagai salah satu upaya mencegah anemia.
Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa juga menjelaskan tata cara mengonsumsi asam folat dan TTD dengan benar, termasuk waktu konsumsi serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar penyerapannya lebih optimal. Peserta juga diberikan informasi mengenai cara mengatasi efek samping ringan yang dapat muncul setelah mengonsumsi TTD, seperti mual dan sembelit, sehingga keluhan tersebut tidak menjadi alasan untuk menghentikan konsumsi TTD tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada konsumsi suplemen, tetapi juga membahas pentingnya menjaga kehamilan secara menyeluruh. Mahasiswa menyampaikan mengenai tanda-tanda anemia yang perlu diperhatikan serta tanda bahaya kehamilan dan persalinan yang harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan. Ibu hamil juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) secara rutin, menjaga pola makan bergizi, serta melakukan aktivitas fisik ringan yang aman selama kehamilan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai pengalaman maupun kendala yang mereka alami dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Beberapa peserta juga berdiskusi mengenai efek samping yang pernah dirasakan dan cara mengatasinya. Adanya sesi tanya jawab membuat penyuluhan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan informasi yang lebih sesuai dengan kondisi mereka.
Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai asam folat dan Tablet Tambah Darah penting untuk terus diberikan karena masih terdapat masyarakat di wilayah RT 79 dan RT 80 yang belum memahami manfaat serta tata cara konsumsi TTD dengan benar.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN yang sudah ikut membantu kegiatan Posyandu sekaligus memberikan penyuluhan. Edukasi seperti ini penting agar ibu hamil dan ibu usia subur semakin memahami manfaat Tablet Tambah Darah dan tidak menganggap sepele anemia. Harapannya, setelah mendapatkan informasi ini, masyarakat bisa lebih sadar dan rutin menjaga kesehatan,” ujar Ibu Riyani.
Perwakilan UPTD Puskesmas Karang Rejo juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kepatuhan mengonsumsi TTD sesuai anjuran serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Selain memberikan penyuluhan, mahasiswa KKN Kelompok 2 juga terus mendampingi kegiatan Posyandu hingga selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian Tablet Tambah Darah kepada peserta yang hadir sebagai tindak lanjut dari edukasi yang telah diberikan, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Mulia Kelompok 2 berharap informasi yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil, ibu menyusui, remaja, dan ibu usia subur di wilayah RT 79 dan RT 80. Pengetahuan mengenai asam folat, Tablet Tambah Darah, anemia, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dan tidak berhenti sebagai informasi semata.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara mahasiswa KKN, Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Karang Rejo. Dengan adanya kolaborasi dan kepedulian bersama, upaya pencegahan anemia serta peningkatan kesadaran mengenai kehamilan sehat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
← Kembali ke BeritaKegiatan ini dilaksanakan bersama Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani beserta para kader, Kepala UPTD Puskesmas Karang Rejo beserta tenaga kesehatan, serta masyarakat yang hadir sebagai peserta. Penyuluhan menjadi salah satu bentuk edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih terhadap pencegahan anemia dan kesehatan ibu serta janin.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan Posyandu balita yang melibatkan mahasiswa KKN Universitas Mulia Kelompok 2 bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan. Mahasiswa KKN juga turut menjadi partisipan dalam Posyandu Balita yaitu seperti, pendaftaran, pengukuran dan penimbangan, melakukan plot hasil pengukuran pada grafik pertumbuhan, serta mendampingi proses pemeriksaan kesehatan bersama tenaga kesehatan. Keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan tersebut dilakukan untuk membantu kelancaran kegiatan sekaligus memberikan pengalaman secara langsung dalam mendukung pelayanan kesehatan balita di lingkungan masyarakat.
Mahasiswa KKN yaitu Sabrina Chairunnisa, Najwa Divanny dan Nur Hidayat menyampaikan materi penyuluhan mengenai pentingnya asam folat dan Tablet Tambah Darah. Peserta diberikan penjelasan mengenai manfaat asam folat bagi ibu dan janin, terutama dalam membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi. Selain itu, disampaikan pula pentingnya pemenuhan zat besi melalui konsumsi TTD sebagai salah satu upaya mencegah anemia.
Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa juga menjelaskan tata cara mengonsumsi asam folat dan TTD dengan benar, termasuk waktu konsumsi serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar penyerapannya lebih optimal. Peserta juga diberikan informasi mengenai cara mengatasi efek samping ringan yang dapat muncul setelah mengonsumsi TTD, seperti mual dan sembelit, sehingga keluhan tersebut tidak menjadi alasan untuk menghentikan konsumsi TTD tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada konsumsi suplemen, tetapi juga membahas pentingnya menjaga kehamilan secara menyeluruh. Mahasiswa menyampaikan mengenai tanda-tanda anemia yang perlu diperhatikan serta tanda bahaya kehamilan dan persalinan yang harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan. Ibu hamil juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) secara rutin, menjaga pola makan bergizi, serta melakukan aktivitas fisik ringan yang aman selama kehamilan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai pengalaman maupun kendala yang mereka alami dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Beberapa peserta juga berdiskusi mengenai efek samping yang pernah dirasakan dan cara mengatasinya. Adanya sesi tanya jawab membuat penyuluhan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan informasi yang lebih sesuai dengan kondisi mereka.
Ketua Posyandu Lestari 17, Ibu Riyani, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai asam folat dan Tablet Tambah Darah penting untuk terus diberikan karena masih terdapat masyarakat di wilayah RT 79 dan RT 80 yang belum memahami manfaat serta tata cara konsumsi TTD dengan benar.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN yang sudah ikut membantu kegiatan Posyandu sekaligus memberikan penyuluhan. Edukasi seperti ini penting agar ibu hamil dan ibu usia subur semakin memahami manfaat Tablet Tambah Darah dan tidak menganggap sepele anemia. Harapannya, setelah mendapatkan informasi ini, masyarakat bisa lebih sadar dan rutin menjaga kesehatan,” ujar Ibu Riyani.
Perwakilan UPTD Puskesmas Karang Rejo juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang baik antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Edukasi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kepatuhan mengonsumsi TTD sesuai anjuran serta melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Selain memberikan penyuluhan, mahasiswa KKN Kelompok 2 juga terus mendampingi kegiatan Posyandu hingga selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian Tablet Tambah Darah kepada peserta yang hadir sebagai tindak lanjut dari edukasi yang telah diberikan, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan peserta.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Mulia Kelompok 2 berharap informasi yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat bagi ibu hamil, ibu menyusui, remaja, dan ibu usia subur di wilayah RT 79 dan RT 80. Pengetahuan mengenai asam folat, Tablet Tambah Darah, anemia, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dan tidak berhenti sebagai informasi semata.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara mahasiswa KKN, Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di Kelurahan Karang Rejo. Dengan adanya kolaborasi dan kepedulian bersama, upaya pencegahan anemia serta peningkatan kesadaran mengenai kehamilan sehat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

